Wisewomeninvestor.COM
Informasi Bijak Investasi
Menu

Serikat Buruh Pekerja Pertamina Menyegel Ruang Kerja Arcandra Tahar 02/03/2017

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu atau FSPPB memasang segel di pintu ruang kerja Wakil Komisaris PT Pertamina yang juga sekaligus Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar. Pemasangan segel di dilakukan karena FSPPB menganggap bahwa Wakil Menteri ESDM adalah orang yang harus bertanggung jawab dengan pencopotan Dirut sekaligus Wakil Dirut Pertamina beberapa waktu lalu.

“Penyegelan ruang kerja Komisaris ini adalah bentuk tindak tegas dari pencopotan 2 pimpinan Pertamina sebelumnya. Yang mengusulkan posisi Wakil Dirut adalah para Komisaris yang disetujui oleh Menteri BUMN. Jadi mereka harus turut bertanggung jawab,” Kata Ketua Dewan Pembina FSPPB, Ugan Gandara di Jakarta.

Alasan lainnya adalah disetujuinya posisi Wakil Dirut oleh Dewan Komisaris sehingga menimbulkan kekisruhan didalam tubuh pertamina seperti yang salah satunya adalah matahari kembar. “Alasan tersebut hanya merupakan alasan klasik dan pembodohan karena 4 bulan setelahnya terjadi benturan yang luar biasa antara Dirut dan Wakil Dirut. Hal ini seperti menjadi skenario luar biasa yang telah dirancang,” kata Ugan
Serikat Buruh Pekerja Pertamina Menyegel Ruang Kerja Arcandra Tahar
Menurut Ugan, seharusnya posisi Wakil Dirut harus dihilangkan karena posisi tersebut tidak memberikan manfaat apapun bagi Pertamina. “Ini menjadi pertanyaan bagi kami, kenapa Wakil Dirut selevel dengan Direktur Hulu? Padahal Direktur tersebut diambil dari beberapa Direktorat,” lanjut Ugan.

Selain memasang segel ruangan kerja Archandra Tahar, Serikat Pekerja Pertamina juga menyegel 2 ruangan lainnya yaitu Tanri Abeng yang merupakan Komisaris Utama dan Edwin Hidayat Abdullah yang merupakan salah satu Anggota Komisaris.

“Jika kantor mereka ingin dibuka kembali, maka mereka harus bertemu dengan Serikat Pekerja terlebih dahulu. Jika mereka memaksa masuk maka Serikat Pekerja akan mengunci dari luar,” kata Uban.